Buku “Explore Indonesia”, Informatif atau Membosankan? – #BahasBukuGan Eps. 01

0
136

Hai travelmen! Akhirnya tiba saatnya konten Bahas Buku, Gan! episode pertama nih.. Kali ini aku mau bahas mengenai buku traveling yang judulnya Explore Indonesia. Buku ini informatif banget dan punya desain cover yang kece loh. Penasaran gak? Yuk cek pembahasannya…

Judul: Explore Indonesia! (Ensiklopedi Wisata Sejarah, Budaya, Alam, dan Kuliner Indonesia)

Penulis: Puput Alvia

Penerbit: Laksana

Tahun terbit: 2018

Cetakan: Pertama

Tebal: 208 halaman + cover

ISBN: 978-602-407-367-1

Harga: Rp 50.000,00 (P. Jawa)

“Traveling menjadi kebutuhan baru yang menuntut untuk dipenuhi di era masa kini. Tak jarang, orang-orang lebih memilih berbondong-bondong ke luar negeri sebagai tempat tujuan wisata. Padahal, Indonesia menyimpan banyak sekali pesona yang tak kalah mengagumkan.

Buku ini hadir sebagai wawasan tentang tempat-tempat di Indonesia yang sangat cocok dijadikan tempat traveling. Dari Sabang hinggga Merauke, dibahas secara tuntas mengenai wisata alam, sejarah, budaya, serta kuliner. Anda akan dipandu menuju tempat-tempat indah, lengkap dengan jarak yang harus ditempuh, latar belakang budaya, hingga makanan yang harus Anda coba. Jadi, selain berlibur, pengetahuan Anda tentang Indonesia juga akan semakin kaya.

Segera ambil buku ini dan mulailah perjalanan Anda!”

Oke, langsung aja kita review bukunya ya! Pertama kali aku hunting buku di salah satu Gramedia yang ada di Tangerang Selatan. Aku langsung terpikat dengan buku yang sampulnya imut. Warnanya pink dan banyak foto tentang Indonesia. Harapan awal bisa tau apa aja yang Puput Alvia lakukan secara mandiri saat Explore Indonesia lengkap dengan fotonya. Selain itu, peraturan BAKUGAN juga tidak memperbolehkan buat buka plastik bukunya. Jadi terbelilah buku ini..

Setelah sampai di kos, waktunya buat review! Mulai dibaca dari daftar isi, Puput Alvia mengategorikan pembahasannya berdasarkan pulau yang ada di Indonesia. Ada Sumatera, jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Madura, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Maluku, dan Papua. Ada patokan dalam pembahasan wisatanya yaitu dari segi lokasi, akses, serta akomodasi & fasilitas.

Yang menjadi nilai positif dari buku ini adalah pada covernya yang eye catching. Informasi dapat dikatakan sangat lengkap karena memang penulis mengutamakan kata “ensiklopedi”. Tulisan yang berjejeran tanpa karya visual justru membuat saya berpikir sedang baca dari wikipedia. Padahal apabila kita membeli buku, inginnya mendapatkan apa yang penulis rasakan. Ada gambarpun hanya pada pergantian bab yang menyatakan Pulau. Lainnya tidak ada, jadi tidak ada keinginan membuka halaman berikutnya.. bosan… Ketika saya melihat daftar pustaka, memang tertulis Wikipedia dan berbagai macam blog wisata lainnya. Seharusnya penulis berani membuat value proposition berupa gambar agar tulisannya lebih menarik saat dibaca.

Selain itu, ada penulisan yang typo seperti Nusa Tenggara Barat yang disingkat NTT. Seharusnya kesalahan minor yang dihindari karena Puput adalah seorang editor di salah satu penerbit besar di Yogyakarta.

Kesimpulan

Kalau Puput Alvia membuat buku hanya untuk sarana listing saja, jelas berhasil. Tapi kalau tujuannya supaya pembacanya pergi ke daerah yang disebutkan, saya rasa tidak terlalu berpengaruh, kecuali pembacanya mencari tahu sendiri gambar lokasinya via google. Apalagi dengan membubuhkan lingkaran merah bertuliskan “Sejuta Pesona Indonesia” pada sampul bukunya, bahkan saya sedikitpun tidak terpesona.

Mungkin judulnya yang tepat bukanlah Explore Indonesia, tetapi Ensiklopedi Wisata Indonesia. Serta jangan membubuhkan gambar kamera di cover, karena tidak ada gambar wisata yang dicetak dalam buku ini. Satu-satunya yang menyelamatkan review buku ini adalah covernya yang keren, namun tidak mewakili isi dari buku ini.

Jadi, kalau memang kalian hanya butuh informasi saja dan bukan orang yang ke tempat wisata karena visualnya, mungkin kalian bisa beli buku ini.

Overall, aku kasih nilai:

6/10

Kokosten berharap konten Bahas Buku, Gan! ini bisa menjadi salah satu umpan balik untuk penulis agar terus berkembang. Harapannya juga tidak ada yang sakit hati. Semoga kita bisa terus bekreasi tanpa kenal mati. So, stay positive and keep traveling! Sampai jumpa di #BAKUGAN Episode kedua!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here